Beberapa Cara Mengatasi Diare

Cara Mengatasi Diare secara Alami

Berikut ini merupakan beberapa ramuan obat diare yang dirangkum dari berbagai informasi yang tersedia. Ada banyak cara mengatasi diare secara tradisional. Silakan anda coba ramuan tradisional penyakit diare dibawah ini, mungkin saja ada yang cocok untuk anda.

Pengalaman keluarga saya, pernah menggunakan daun jambu klutuk dan alhamdulillah ada efek positifnya.

Beberapa Cara Mengatasi Diare Secara Tradisional:

Obat 1
Bahan
– Pupus daun jambu klutuk (Psidium guajava) 3 pupus
– Garam secukupnya
– Air matang 2 sendok makan
Cara Mengobati
Cuci sampai bersih pupus daun jambu klutuk, lalu tumbuk, tambahkan garam secukupnya dan dua sendok makan air matang.
Minum ramuan herbal diare ini setiap habis mencret sebanyak satu sendok makan.

Obat 2
Bahan
– Buah sawo muda diparut 1 buah
– Garam secukupnya
– Air matang secukupnya
Cara Mengobati
Campur semua bahan, saring.
Minum ramuan obat mencret, lakukan beberapa kali sampai diare mampat.

Obat 3
Bahan
– Beras dihanguskan, ditumbuk 3 sendok
– Garam secukupnya
– Air matang secukupnya
Cara Mengobati
Campur semua bahan, saring.
Minum ramuan obat sakit diare ini sampai mencret sembuh.

Obat 4
Bahan
– Buah pisang klutuk muda 1 buah
– Asam secukupnya
– Air matang secukupnya
Cara Mengobati
Campur semua bahan, saring.
Minum obat sakit diare ini sampai mampat.

Obat 5
Bahan
– Buah sirsak, buang bijinya 1 buah
– Susu kental manis Secukupnya
– Air matang 1 gelas
Cara Mengobati
Ambil buah sirsak, lalu peras untuk diambil airnya. Tambahkan satu gelas air matang dan su5u kental manis secukupnya.
Minum obat mencret sehari dua kali. Lakukan sampai diare sembuh.

Obat 6
Bahan
– Daun jambu biji (Psidium guajava)30 g
– Tepung beras 1 genggam
– Air bersih 1-2 gelas
Cara Mengobati
Cuci sampai bersih daun jambu biji, tambahkan tepung beras lalu rebus dengan satu sampai dua gelas air bersih hingga mendidih, angkat dan saring.
Minum ramuan herbal diare sehari dua kali. Hentikan jika diare sudah mampat.

Obat 7
Bahan
– Daun jambu biji (Psidium guajava) segar 3 lembar
– Garam secukupnya
Cara Mengobati
Ambil daun jambu biji segar 3 lembar, lalu cuci hingga bersih. Kunyah dengan garam secukupnya, lalu telan.
Lakukan sehari dua kali sampai sakit diare sembuh.

Obat 8
Bahan
– Daun jambu biji (Psidium guajava) 6 lembar
– Air matang 1 cangkir
Cara Mengobati
Cuci sampai bersih daun jambu biji, lalu ditumbuk, tambahkan satu cangkir air matang, kemudian diperas.
Minum ramuan obat mencret setiap hari. Lakukan secara rutin sampai diare sembuh.

Obat 9
Bahan
– Daun celagi atau asam (Tamarindus indica) 1 genggam
– Daun mundu atau gadung muda (Garcinia dulcis) 12 gr
– Gula batu 4 gr
– Garam ½ gr
Cara Mengobati
Cuci daun celagi atau asam, daun mundu atau gadung sampai bersih. Tumbuk semua bahan , peras, ambil airnya.
Minum ramuan herbal diare 2-3 x 1 hari sebanyak 2-3 sendok makan. Hentikan jika diare sudah berhenti.

Obat 10
Bahan
– Daun tuba biji (Anamirta cocculus) 10 gr
Cara Mengobati
Cuci daun tuba biji sampai bersih. Lalu tumbuk, peras, ambil airnya.
Minum ramuan obat sakit diare ini 3 x 1 hari sebanyak 1 sendok makan. Hentikan jika mencret sudah mampat.

Obat 11
Bahan
– Daun bidara (Ziziphus rotundifolius) muda 5-10 gr
– Garam ½ gr
Cara Mengobati
Cuci daun bidara sampai bersih. Tambahkan garam lalu tumbuk, peras, ambil airnya.
Minum obat sakit diare 3 x 1 hari sebanyak 1 sendok makan. Hentikan jika diare sudah mampat.

Obat 12
Bahan
– Kulit buah manggis (Garcinia mangostana) 5 gr
– Air 1 gelas
Cara Mengobati
Bakar kulit buah manggis. Tumbuk, aduk dan tambahkan air.
Minum ramuan herbal diare 1 x 1 hari. Lakukan sampai diare sembuh.

Obat 13
Bahan
– Kulit kayu kuda (Lannea grandis) 5 gr
– Garam ½ gr
Cara Mengobati
Tumbuk kulit kayu kuda bersama garam, peras lalu ambil airnya.
Minum obat sakit diare 1-3 x 1 hari sebanyak 1 sendok makan. Lakukan sampai sudah tidak mencret lagi.

Obat 14
Bahan
– Buah jambu biji (Psidium guajava) muda 1-2 buah
– Garam 1 gr
Cara Mengobati
Cuci buah jambu biji sampai bersih, tumbuk, tambahkan garam, peras.
Minum ramuan herbal diare 3 x 1 hari sebanyak 2-3 sendok makan hingga diare mampat.

Obat 15
Bahan
– Daun jambu biji (Psidium guajava) muda 2-3 lembar
Cara Mengobati
Cuci buah jambu biji sampai bersih, kunyah-kunyah, hisap airnya, buang ampasnya.
Lakukan 1-2 x 1 hari hingga diare berhenti atau mampat.

Obat 16
Bahan
– Rimpang kunyit (Curcuma domestica) 1 ruas
Cara Mengobati
Tumbuk kunyit seperlunya.
Letakkan ramuan diare ini pada pusar 3 x 1 hari selama 1-2 jam.

Obat 17
Bahan
– Daun sawo (Manilkara achras) muda 10 lembar
– Air 1 gelas
Cara Mengobati
Cuci daun sawo sampai bersih, tumbuk, tambahkan air, aduk lalu peras.
Minum herbal diare 2-3 x 1 hari sebanyak 1 sendok makan hingga diare mampat.

Obat 18
Bahan
– Kulit batang duwet (Syzygium cumini) 4-5 gr
– Air 3-5 gelas
Cara Mengobati
Cuci kulit batang duwet sampai bersih, rebus sampai mendidih.
Minum ramuan obat sakit diare 2-3 x 1 hari. Lakukan sampai sakit mencret berhenti.

Obat 19
Bahan
– Daun senggani kepel (Medinella hasseltii) 4 lembar
– Air 1 gelas
Cara Mengobati
Cuci daun senggani kepel sampai bersih, rebus sampai mendidih.
Minum ramuan diare 1-2 x 1 hari. Lakukan hingga diare mampat

Obat 20
Bahan
– Daun kemangi (Ocimum sanctum) 1 genggam
Cara Mengobati
Cuci daun kemangi sampai bersih, remas-remas dan peras, ambil airnya.
Minum herbal diare 1-2 x 1 hari sebanyak 1 sendok.

Obat 21
Bahan
– Daun eme atau samo (Pometia pinnata) 5 lembar
– Air 2 gelas
Cara Mengobati
Cuci daun eme atau samo sampai bersih, rebus sampai mendidih.
Minum ramuan diare ini 2-3 x 1 hari sebanyak ½ – 1 gelas. Minum saat hangat-hangat kuku. Lakukan hingga mencret sembuh.

Obat 22
Bahan
– Daun rasamala (Altingia excelsa) muda 5 lembar
Cara Mengobati
Makan daun rasamala sebagai lalapan 2-3 x 1 hari. Lakukan sampai sakit diare sembuh.

Obat 23
Bahan
– Buah congkok (Curculigo capitulata) 1-2 buah
Cara Mengobati
Cuci buah congkok sampai bersih, parut, peras lalu ambil airnya.
Minum herbal diare 1-2 x 1 hari.

Obat 24
Bahan
– Buah kendung atau kenung (Helicia javanica) muda 3 buah
Cara Mengobati
Makan buah kendung 1 x 1 hari. Lakukan hingga diare berhenti.

Obat 25
Bahan
– Air akar carayeun (Merremia nymphaeifolia) 5-6 tetes
Cara Mengobati
Minum ramuan obat sakit mencret 1 x 1 hari. Lakukan hingga diare berhenti.

Obat 26
Bahan
– Akar carayeun (Merremia nymphaeifolia) 5 gr
– Air 3 gelas
Cara Mengobati
Cuci akar carayeun sampai bersih, rebus sampai mendidih.
Minum herbal diare 1-2 x 1 hari. Lakukan hingga diare mampat.

Obat 27
Bahan
– Tapak liman kering 25 gr
– Air bersih 3 gelas
Cara Mengobati
Cuci sampai bersih tapak liman kering. Rebus dengan tiga gelas air bersih, biarkan sampai air tersisa 2 gelas. Dinginkan dan saring.
Minum obat sakit diare 2 x 1 hari, masing-masing sebanyak 1 gelas. Lakukan hingga diare mampat.

Cara Mengatasi Diare Pada Anak secara Alami

Bahan
– Buah timun 1 buah
Cara Mengobati
– Cuci sampai bersih buah timun, lalu rebus, setelah itu dihaluskan baru kemudian disaring. Air perasan timun dapat ditambahkan madu.
Minum ramuan diare ini sampai sembuh.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.

Kata pencarian untuk tulisan ini:

cara mengobati sekalor mata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *