Cara Alami Mengobati Skorbut

Cara Alami Mengobati Skorbut

Skorbut mempunyai tanda-tanda berupa gusi menjadi lunak berwarna kebiru-biruan, berasa sakit dan mudah mengeluarkan darah, kadang-kadang bau mulut sangat tidak sedap. Juga terasa ngilu dan sakit menyentak-nyentak dalam sendi-sendi dan tulang-tulang. Darah keluar dari hidung dan mulut, kadang-kadang kencing berwarna merah karena mengandung darah.

Cara Alami Mengobati Skorbut

  1. Harus dijaga agar si penderita selalu mendapat hawa segar dan bersih. Mandi tidak boleh dengan air dingin. Harus senantiasa dengan air hangat.
  2. Si sakit harus mengutamakan makanan yang banyak mengandung vitamin C yakni :
  • Buah-buahan terutama : jeruk manis, jeruk nipis dan tomat
  • Sayur-sayuran mentah terutama : kobis, selada, kecambah, seledri, kacang, lobak dsb.
  • Susu baru (bukan susu kaleng) dan te h hijau (the buatan kampong).

Vitamin C itu mudah lenyap jika bahan makanan yang mengandungnya dimasak, dijemur atau diasinkan.

  1. Apabila ada darah keluar, si penderita harus segera berbaring di tempat tidur. Buatkan obat sebagai berikut:
    Bonggol pisang sebesar 2 tapak tangan diparut dan diperas, air perasan itu diminum sekali habis.
    Lakukan demikian 2 kali sehari, boleh juga si sakit diberi makan bubur agar-agar yang agak cair seberapa saja ia suka.
  1. Jika keluarnya darah banyak sekali, si penderita harus segera dimintakan pertolongan pada dokter.
  2. Sebagai minuman sehari-hari berilah si penderita air perasan jeruk nipis dengan gula (sebuah jeruk nipis untuk segelas air). Atau :

– Buah blimbing wulung 15 buah
– Air 2 gelas
Cara membuat: Blimbing direbus dengan air 2 gelas hingga air tinggal separoh (1 gelas). Air rebusan ini cukup untuk diminum dalam sehari.

  1. Apabila ada luka-luka dalam mulut si penderita skorbut harus berkumur dengan ramuan obat ini :
  • Kulit kayu sana kembang 1 bagian, disedu dengan air mendidih 5 bagian, kemudian didiamkan sampai dingin.

Semoga artikel tentang cara mengobati skorbut ini bermanfaat.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.

Kata pencarian untuk tulisan ini:

skorbut, penyakit skorbut, cara mencegah penyakit skorbut