Langkah Mencegah Penyakit Kolera

Langkah Mencegah Mengatasi Penyakit Kolera

Langkah Mencegah Penyakit Kolera

Langkah terbaik untuk mencegah penyakit kolera, diantaranya yaitu :

Gunakan desinfektan untuk membersihkan air dari kuman dan bakteri sebelum dimasak untuk dipergunakan sebagai kebutuhan seperti:

– Memasak air untuk minum
– Memasak makanan
– Mencuci buah dan sayuran
– Mandi dan menggosok gigi
– Mencuci pakaian dan perlengkapan makan

Selain itu, pemberian vaksin kolera juga sangat efektip untuk mencegah perkembangan kolera. Menurut hasil uji dari WHO menyimpulkan bahwa penggunaan vaksin kolera ini sangat baik dan aman, karena pada saat enam bulan setelah pemberian vaksin dilakukan tingkat keberhasilannya mencapai 85% sampai 90%. Salain itu, penurunan resiko terinfeksi penyakit ini sekitar 62% setiap tahunnya.

Bagi anda yang mengalami gejala penyakit kolera seperti ini, anda harus segera memeriksakan diri kedokter untuk mencegah penyakit kolera ini bertambah parah. Selain itu, menjaga kebersihan merupakan langkah awal agar kita terhindar dari bahaya kolera.

Gambar ini merupakan lampiran dari tulisan: Mengatasi Penyakit Kolera.
Silakan menuju ke halaman tersebut untuk membaca tulisan yang berhubungan dengan gambar ini.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.