Mengatasi Penyakit Kurap

Cara Mengatasi Penyakit Kurap Secara Alami

Tulisan ini menjelaskan tentang cara mengatasi penyakit kurap secara alami. Penyakit kurap atau Dermatophytosis ditandai dengan munculnya lingkaran-lingkaran yang terjadi karena ada sebagian kulit mengelupas dan dilingkari oleh bintil ditepinya. Lingkaran-lingkaran semacam itu seringkali saling bersambungan, sehingga merupakan telur-telur besar berwarna merah: Apabila kulit di sampingnya dipijat-pijat nanah dari lingkaran-lingkaran tersebut.

Penyakit kurap ini disebabkan oleh jamur. Selain menyerang kuku, tubuh bagian atas dan kepala, penyakit ini juga dapat muncul di selangkangan dan kaki.

Cara Mengatasi Penyakit Kurap

Untuk mengatasi penyakit kurap secara alami, buatlah salah satu obat oles berikut ini:

Ramuan 1

Bahan:
– Daun ketepeng cina 1 genggam
– Kapur sirih 1 sendok makan

Cara meramu: daun ketepeng cina ditumbuk lumat-lumat dan dicampur dengan kapur sirih.
Pemakaian: Campuran ini dioleskan 2 kali sehari pada kulit yang sakit. Biasanya jika diobati secara demikian dalam tempo 3 hari sudah sembuh. Apabila ternyata agak terlambat sembuhnya, gantilan kapur sirih pada obat tersebut dengan terawas.

Ramuan 2

Bahan:
– Akar landep 1 genggam
– Jeruk nipis 1 buah
Cara meramu: akar landep ditumbuk lumat-lumat dan dibubuhi air perasan jeruk nipis.
Pemakaian: Campuran itu dioleskan 2 kali sehari pada kulit yang sakit.

Cara mengatasi penyakit kurap secara alami lainnya bisa dicoba dengan menggunakan beberapa tanaman berikut:

Lidah Buaya

Ambilah satu batang lidah buaya yang kemudian belah bagian batang tersebut menjadi dua bagian. Gosokkan lendir lidah buaya pada area kulit yang terinfeksi oleh jamur. Meskipun rasanya cukup perih, namun Anda harus menunggunya hingga kering agar kandungan lidah buaya dapat meresap. Setelah kering, Anda dapat membilasnya hingga bersih.

Bawang Putih

Bawang putih memiliki sifat anti-jamur di mana ini sangat bermanfaat untuk mengobati serta melawan jamur penyebab penyakit kulit. Pemakaiannya dengan cara tumbuk halus bawang putih kemudian oleskan pada kulit yang terinfeksi. Lakukan hal ini secara teratur meskipun sudah sembuh. Hal ini bertujuan untuk mencegah infeksi terjadi kembali.

Lengkuas

Cara pemakaiannya yaitu memarkan beberapa cm lengkuas kemudian tempelkan pada kulit Anda yang mengalami ruam. Tunggu beberapa saat kemudian bilaslah dengan menggunakan air hangat.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.