Mengatasi Flu Tulang (Demam Tulang/Chikungunya)

Gejala dan Cara Mengatasi Flu Tulang

Penyakit flu tulang sering disebut demam tulang, demam sendi maupun cikungunya merupakan penyakit yang menyerang tulang dan persendian sehingga terasa nyeri. Selain itu penyakit ini juga mempunyai nama lain seperti demam sendi. Rasa nyeri akibat flu tulang terkadang bertahan dalam waktu yang cukup lama dalam satu bulan bahkan hitungan tahun, dan berpotensi menyebabkan kelumpuhan. Berikut ini penyebab, tanda-tanda dan cara alami mengatasi flu tulang.

Penyebab Flu Tulang

Flu tulang disebabkan oleh virus yang ditularkan dari manusia ke manusia oleh nyamuk aedes aegepty dan aedes albopictus. Nyamuk-nyamuk tersebut juga dikenal sebagai penular penyakit demam berdarah. Biasanya nyamuk tersebut menggigit di siang hari dan puncak aktivitas nyamuk ini adalah di waktu pagi dan sore hari.

Tanda-tanda Penyakit Flu Tulang

Tiba-tiba terasa sakit sekali dalam sendi-sendi tulang, lebih-lebih jika mengerak-gerakan anggota tubuhnya, kepala sangat pening, dan setelah itu si penderita demam keras sekali. Denyutan nadi cepat dan si penderita lidahnya berselaput putih. Sesudah beberapa hari timbul ruam-ruam seperti campak pada kulit, si penderita merasa dirinya telah agak sembuh, akan tetapi rasa sakit dalam buku-buku tulang itu masih belum juga lenyap (kadang-kadang sampai beberapa pekan).

Cara Alami Mengatasi Flu Tulang

  1. Selama masih demam si penderita harus berbaring di tempat tidurnya. Taruhlah kompres dingin di kepalanya.
  2. Berilah ia minuman air jeruk nipis atau rebusan temulawak dan daun meniran. Si penderita dilarang makan sayur rebung dan daun kelor.
  3. Untuk mengurangkan sakitnya, sendi-sendi boleh digosok dengan obat ini :

Bahan:

  • Jeruk nipis 1 buah
  • Kapur sirih 1 sendok makan
  • Minyak kayu putih beberapa tetes

Cara meracik obat gosok: jeruk nipis disayat dan diperas airnya, yang kemudian di campur dengan kapur dan minyak kayu putih. Lebih baik lagi jika bagian-bagian yang sakit itu diurut-urut dengan minyak kecubung, lakukan demikian tiap-tiap hari.

  1. Apabila ruam-ruam pada kulit itu berasal dari gatal, basuhlah ia dengan obat seperti ini :
  • Daun bidara laut 1 genggam
  • Air 2 gelas
    Cara membuat: daun bidara laut diremas-remas, dalam air hingga memar.

Demikian artikel tentang gejala dan cara mengatasi flu tulang, semoga bermanfaat.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.

Kata pencarian untuk tulisan ini:

ramuan herbal / tradisional untuk inflensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *