Mengobati Biadi Dalam Usus

Cara Mengobati Biadi Dalam Usus
Tanda-tanda penyakit ini yaitu timbulnya rasa gatal-gatal pada dubur/anus, kadang-kadang biadi keluar dari anus sebesar benang, panjang lebih kurang 8mm dan berwarna putih.

Cara Mengobati Biadi Dalam Usus:

  1. Berilah si penderita sala satu diantara obat-obat ini :

a.
– Wortel 3 batang
– Santan kelapa (kental) 3 sendok makan
– Garam ½ sendok makan
Cara meramu: wortel diparut dan diperas, air perasan itu dicampur dengan santan dan garam.
Pemakaian: Obat ini diminum sekali habis.

b.
– Akar papaya gantung 1 potong
– Bawang putih 1 bungkul
– Air ½ botol minum
Pembuatan dan Pemakaian: Semua bahan direbus dan diminum dua kali habis dalam sehari.

c.
– Daun ketepeng cina 4 renteng
– Akar kelembak 1 potong jari
– Asam 1 sendok teh
– Gula mangkok 1 sendok teh
– Air ½ botol limun
Cara meramu: kesemuanya direbus hingga air tinggal setengahnya, kemudian disaring.
Air rebusan itu diminum sekali habis sebelum makan apa-apa untuk anak-anak banyak obat dikurangi dari ukuran diatas, yakni menurut perbandingan umurnya.

d.
– Gagan 4 batang
– Air 3 sendok makan
– Garam ¼ sendok teh
Cara meramu: daun gagan ditumbuk lumat-lumat diberi air dan garam kemudian diperas.
Pemakaian: Air perasan itu diminum sekali habis, ulangi demikian tiap-tiap hari hingga ternyata bahwa bais biadi dalam badan si penderita.

  1. Tiap-tiap malam sebelum si anak yang mengandung biadi pergi tidur, ulaslah duburnya dengan obat ini:

Bahan:

  • Daun jarak pagar 1 lembar
  • Minyak kelapa 1 sendok makan

Cara meramu: daun jarak ditumbuk lumat-lumat dan dicampur dengan minyak kemudian diperas.
Keesokan harinya biadi-biadi yang keluar dari dubur dibersihkan dengan kapas/tisu.

Demikian cara mengobati biadi dalam usus, semoga bermanfaat.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.

Kata pencarian untuk tulisan ini:

obat tradisional infeksi pencernaan, obat pencernaan alami, obat alami infeksi saluran pencernaan