Mengobati Penyakit Liver Mengeras

Cara Mengobati Liver Mengeras secara Alami

Tanda-tanda penyakit liver / hati mengeras adalah: Mula-mula hanya ada rasa tak sedap dalam perut, buang air besar tidak tentu waktunya, sekali-kali si penderita muntah, adakalanya terasa sedikit sakit di perut sebelah kanan, warna kulit agak keabu-abuan. Kemudian perut kelihatan agak buncit karena didindingnya berisi benda cair biasanya kaki dan alat kemaluan juga lembam, Air kencing sedikit keluarnya kadang-kadang mengandung gula (dikerumuni semut) Jika penyakitnya bertambah keras, si sakit dapat muntah darah dan apabila buang air besar beraknya bercampur darah.

Cara Mengobati Liver Mengeras secara Alami

  1. Si penderita dilarang minum alcohol dan memakan makanan yang berempa-rempa. Baiknya untuk sementara ia makan sayuran dan buah-huahan saja. Minum susu pun banyak faedahnya.
  2. Apabila susah buang air besar, ia harus minum obat pencahar.
  3. Untuk melancarkan buang air kecil pakailah salah satu diantara ramuan obat ini :

Ramuan 1

– Meniran (batang + daun) 5 potong
– Air 4 gelas

Cara meramu: Meniran direbus hingga air tinggal separuh, air rebusan ini diminum 3 kali habis sehari (pagi, siang dan petang).

Ramuan 2

– Kulit kayu papaya 2 genggam
– Air 4 gelas

Cara meramu: Kulit kayu papaya ditumbuk lumat-lumat, dicampur dengan air dan disaring. [/info_box]

  1. Untuk melancarkan keluarnya empedu baik sekali jika si sakit setiap hari minum air seduhan daun sembung. Atau dengan ramuan:

– Kulit kayu mengkudu 2 genggam
– Rimpang lempuyang 1 sepotong jari
– Air 1 gelas
Cara Meramu: Kedua bahan tersebut ditumbuk lumat-lumat, diberi air dan diperas. Air perasan itu diminum sekali habis jangan terlalu banyak mempergunakan obat ini, karena dapat menyebabkan sempelit.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.

Kata pencarian untuk tulisan ini:

cara mengatasi perut keras, perut mengeras, Perut keras, hati mengeras, cara mengobati perut keras, Penyebab perut keras dan pengobatannya