Mengobati Penyakit Pes (Sampar)

Cara Mengobati Penyakit Pes

Penyakit ini ditularkan dari orang ke orang lain oleh kutu tikus ada pula semacam sampar yang ditularkan langsung dari orang yang sakit kepada orang yang sehat melalui alat pernapasan (sampar paru-paru). Ada 4 macam sampar yakni : 1). Sampar kelenjar 2). Sampar darah 3). Sampar kulit 4). Sampar paru-paru. Penyakit Pes ini merupakan jenis penyakit yang mematikan, penderita yang terserang pes perlu penanganan secepat mungkin, apabila penanganan tidak didapat dalam waktu 24 jam bisa sangat fatal, bahkan menyebabkan kematian.

Tanda-tanda Penyakit Pes

  1. Sampar kelenjar : dengan cepat si penderita demam, kepala pening atau pusing, pinggang sakit, denyutan nadi makin lama makin lemah. Kelenjar-kelenjar pada lipat paha, kadang-kadang pada ketiak atau leher sangat sakit dan bengkak. Si penderita mungkin tewas dalam tempo 3-5 hari.
  2. Sampar darah : demam, kepala pusing, pinggang sakit dan denyut nadi lemah seperti pada sampar kelenjar, tetapi berlangsungnya lebih cepat dan penderitaan si penderita lebih berat, mungkin ia meninggal dunia sesudah 3-8 jam.
  3. Sampar kulit : timbul gelembung-gelembung pada kulit berisi zat serupa darah dan selanjutnya terdapat tanda-tanda seperti pada sampar darah.
  4. Sampar paru-paru : tanda-tanda seperti pada sampar kelenjar, disertai rasa sesak dalam dada. Ada sedikit batuk dan dahak si penderita mengandung darah. Si sakit mati sesudah menderita 3 hari 3 malam.
    Lain-lain tanda yang umum ialah : lidah terasa berat, apabila si penderita berbicara ucapannya tidak jelas (pelot) ia senantiasa gelisah dan berkeinginan pergi kemana-mana, tetapi ia berjalan terhunyung-huyung.

Cara Mengobati Penyakit Pes

  1. Tidak ada cara pengobatan yang dapat diharapkan akan menyembuhkan penyakit sampar ini. Sekarang ada juga suntikan yang dapat memberikan kekebalan dalam tubuh kita selama beberapa waktu terhadap tubuh kita, terhadap penyakit tersebut.
  2. Orang yang sakit sampar harus diasingkan, dikarantina dan siapapun tidak diperkenankan mendekatinya. Laporkan segera hal adanya penyakit itu kepada yang berwajib.
  3. Pakaian si penderita hendaklah direbus dan makanannya disimpan di tempat yang tak dapat dimasuki tikus. Lantai dan segala perabot rumah harus dibersihkan dengan mempergunakan minyak tanah.
  4. Apabila seseorang mengalami kontak dengan penderita pes, mereka perlu di periksa oleh dokter untuk melihat apakah mereka terkena penyakit pes dan diberikan antibiotik untuk mencegah penularan.

Cara Mencegah Penyakit Pes

Tindakan pencegahan pes dapat dilakukan dengan cara:

  1. Menghindari daerah yang rawan pes
  2. Menghindari hewan yang sakit atau mati
  3. Menggunakan obat pengusir serangga atau baju pelindung jika berisiko terpapar kutu; serta menggunakan sarung tangan jika harus menangani hewan mati.
  4. Tempat tinggal dan makanan hewan pengerat (sampah, makanan hewan) harus dimusnahkan dari sekitar tempat tinggal.
  5. Jika seseorang diketahui terpapar oleh kutu atau hewan mati, dapat diberikan pengobatan antibiotik pencegahan selama 5 hari.
  6. Vaksinasi pes tersedia dan saat ini digunakan untuk petugas laboratorium yang berisiko terpapar bakteri pes serta orang-orang dengan pekerjaan yang berkaitan dengan binatang pengerat.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.

Kata pencarian untuk tulisan ini:

obat alami cacing pasir, membunuh cacing pita secara alami, penyakit tajam, ramuan cara mengatasi cegukan panjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *