Mengobati Radang Ginjal

Cara Mengobati Radang Ginjal Secara Alami

Berikut ini adalah cara mengobati radang ginjal dengan tanda-tanda: kencing kurang sekali dari biasa dan keruh dan kemerah-merahan karena bercampur darah. Kadang-kadang si sakit demam dan merasa sakit di bagian buah pinggang. Pelupuk mata bengkak demikian juga kaki, bahkan kadang-kadang perut menjadi buncit (busung), apabila penyakit ini menjadi sangat, buang air kecil terhenti sama sekali dan si sakit memperlihatkan tanda-tanda “mabuk kencing” yakni : kepala pening sekali, merasa mual dan muntah-muntah, sebentar-sebentar buang air besar, sesak napas dan lain-lain.

Mengobati Radang Ginjal Secara Alami

  1. Si penderita harus beristirahat dengan berbaring dan berselimut tebal, sebaiknya ia diberi sandar bantal yang agak tinggi.
  2. Tidak boleh ia di beri makan dan minum yang merangsang (makanan pedas, berrempah-rempah dan bergaram, limun, bird an sebagainya). Berilah ia nasi, bubur arerut, sayur-sayuran, buah-buahan, air susu dan sebagainya.
  3. Hendaklah diusahakan agar si penderita dapat buang air kecil lebih banyak. Untuk itu ia harus lebih banyak makan lobak, sawi, sayur jagung muda, atau minum air seduhan jungrahab, air rebusan daun meniran atau air dari kelapa hijau yang masih muda. Boleh juga dipakai salah satu diantara ramuanobat ini:

a. Kulit batang papaya 100 gram
Air ½ cangkir
Cara meramu: kulit batang itu ditumbuk lumat-lumat, diberi air dan diperas.
Pemakaian: Air perasan tiu diminum sekali habis.

b. Kulit batang semboja 100 gram
Air 1 botol limun
Cara meramu: kesemuanya direbus hingga airnya tinggal separoh.
Pemakaian: Air rebusan ini diminum sekali habis. Cara demikian itu diulangi setiah hari, akan tetapi jika berak si sakit menjadi cair, pemakaian obat ini harus dihentikan.

  1. Juga diusahakan agar si sakit banyak berpeluh dengan jalan memandikan dia dengan air suam-suam kuku (jangan terlampau lama) sesudah itu dia harus segera dibalut dengan selimut tebal. Baik juga seluruh tubuh diolesi dengan salah satu diantara ramuan obat berikut:

a. Biji papaya 5 sendok makan
Cuka 1 sendok makan
Cara meramu: biji papaya ditumbuk lumat-lumat dan dicampur dengan cuka. Dioleskan ke badan
b. Getah kenari 1 sendok makan
Air 1 cangkir
Cara meramu: air dipanaskan kemudian dicampur dengan getah. Dioleskan ke badan

  1. Obat yang lazim dipakai untuk menyembuhkan penyakit-penyakit buah pinggang ialah :

Daun kumis kucing 1 genggam
Daun meniran (+ batang) 7 batang
Air 1 botol limun
Cara meramu: kesemuanya direbus, hingga airnya tinggal separoh.
Pemakaian: Air rebusan itu diminum 3 kali habis dalam sehari, ulangilah demikian tiap-tiap hari hingga sembuh.

Atau :

Daun pancacuda 50 gram
Air 1 botol limun
Cara meramu: kesemuanya direbus
Pemakaian: Air rebusan ini diminum 2 kali habis dalam sehari, ulangilah demikian tiap hari.

  1. Apabila penyakit itu agak berat yakni jika perut menjadi busung atau ada tanda-tanda “mabuk kencing” hendaklah segera dimintakan pertolongan dokter.

Demikian artikel tentang cara mengobati radang ginjal secara alami dengan pengobatan tradisional. Semoga bermanfaat.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.

Kata pencarian untuk tulisan ini:

obat peradangan ginjal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *