Mengobati Luka / Tukak Usus

Cara mengobati luka usus secara alami

Tukak usus menyembabkan rasa terbakar atau perih pada perut, khususnya pada saat perut kosong, yaitu waktu antara makan dan malam hari. Nyeri ini dapat berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam, dan terasa dari bagian pusar hingga ke tulang dada. Nyeri muncul 1,5 – 3 jam setelah makan, ketika seluruh makanan sudah meninggalkan lambung. Nyeri ini juga sering membangunkan penderitanya dari tidur di malam hari (antara tengah malam hingga jam 3 pagi)

Tanda-tanda Luka / Tukak Usus:

  • Rasa menekan atau rasa sakit menijit-mijit pada perut bagian bawah, terutama diwaktu penderita telah mulai lapar.
  • Rasa sakit itu menjadi banyak berkurang apabila si penderita makan lagi. Berak yang keluar mengandung darah.

Cara Mengobati Luka Usus secara Alami

  1. Pengobatan dan perawatan bagi orang yang berpenyakit ini sama dengan perawatan bagi penderita penyakit “tukak lambung
  2. Disamping itu sebaiknya si sakit diberi juga obat sebagai berikut :
  • Patikan kerbau (yang berbunga)   :  5 batang
  • Rimpang kunyit :  4 iris
  • Air :  ½ cangkir
  • Garam :  ½ setengah sendok teh

Cara meramu: patikan kerbau dan kunyit ditumbuk lumat-lumat, lalu dicampur dengan air dan garam, kemudian diperas dengan sepotong kain.

Penggunaan: Air perasan itu diminum habis. Lakukan demikian tiap-tiap hari sekali hingga penyakitnya sembuh.

  1. Si penderita boleh makan sayur mayor, daging dan lemak, tetapi dilarang makan nasi, bangsa ubi dan makanan yang terbuat dari tepung (kecuali tepung arerut).

Perawatan Mandiri

  • Makan secara teratur, meskipun anda sedang malas makan atau sibuk dengan pekerjaan.
  • Sediakan krekers, biskuit atau roti tawar setiap saat agar anda bisa mencegah perut anda terlalu kosong, baik ketika di rumah, perjalanan atau di tempat kerja.
  • Hindari makanan pedas, berbumbu tajam dan berlemak yang akan merangsang pengeluaran asam lambung lebih banyak dan memperparah kondisi tukak. Contoh: kari , gulai, rendang,dll
  • Selama pengobatan, hindari makan makanan yang perlu dikunyah dan dicernakan cukup lama. Contoh: nasi, ayam goreng. Sebagai penggantinya: nasi tim, bubur, ikan bakar presto.
  • Berhenti merokok : karena kandungan nikotin dari rokok akan memperlambat proses penyembuhan.
  • Kurangi stres : ambil cuti bila perlu, beristirahat dan tidur lebih banyak.

Demikian obat tradisional untuk mengatasi luka / tukak usus, semoga bermanfaat.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.