Obat Tradisional untuk Penyakit Batu Empedu

Pengobatan Tradisional Penyakit Batu Empedu

Tanda-tandanya sakit batu empedu berupa rasa sakit yang mendadak dan tidak dapat tertahan pada perut bagian bawah, rasa sakit itu memancar kebahu kanan. Apabila si penderita muntah-muntah dan demam. Kadang-kadang sukar buang air besar, dingin perutnya tegang. Adakalanya timbul sakit kuning.

Obat Penyakit Batu Empedu Tradisional:

  1. Akan meringankan rasa sakit taruhlah kompres hangat pada perut. Segera buatkan ramuan obat ini :

Ramuan 1

Bahan:
– Daun sembung 4 lembar
– Biji kedawung 2 sendok makan
– Air 2 gelas

Cara meracik: Daun sembung dan air direbus hingga airnya tinggal setengahnya, kedawung dibakar dan di tumbuk halus lalu dicampurkan air rebusan, kemudian disaring.

Penggunaan: Campuran ini diminum sewaktu agak panas. Selanjutnya hendaklah si penderita disuruh berendam diri dalam air hangat tiap hari.

  1. Si penderita perlu beristirahat dengan berbaring selama 2-3 minggu.
  2. Akan menghilangkan batu kantung empedu buatkanlah salah satu diantara obat-obat dibawah ini :

Ramuan 2

Bahan:
– Minyak zaitun 15 sendok makan
– Air tapai 2 sendok makan
– Minyak kayu putih 1 sendok makan
– Telur hanya kuningan saja 2 butir

Cara meramu: Semua bahan diatas dicampur

Penggunaan: Obat ini diminum sekali habis, lakukan demikian ± 10 hari berturut-turut.

Ramuan 3

Bahan:
– Tongkol jagung muda 8 buah
– Daun kumis kucing 20 lembar
– Air 4 gelas

Cara membuat: Kesemuanya direbus hingga air tinggal tiga perempat.

Penggunaan: Air rebusan itu diminum sekali habis, lakukan demikian tiap-tiap hari ± 2 minggu berturut-turut. Disamping itu si penderita perlu diberi obar pencahar (kastroli) tiap 3 hari sekali.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.