Pengobatan Radang Umbul Cacing

Pengobatan Radang Umbul Cacing secara Tradisional

Tanda-tanda radang umbul cacing berupa rasa sakit pada perut kanan bawah, yakni antara pusat dan pangkal paha, ada pula rasa tak sedap dalam perut dan si penderita hendak muntah-muntah. Buang air besar tertahan dan panas tubuh agak naik. Apabila penyakit ini bertambah keras, denyut nadi menjadi keras sekali (pada orang dewasa lebih 100 kali dalam semenit) dan panas tubuh terus menerus, otot perut menjadi tegang dan si penderita muntah-muntah.

Pengobatan Radang Umbul Cacing secara Tradisional

  1. Jika penyakit masih ringan, dapat diusahakan sembuhnya dengan istirahat berbaring selama 1-2 minggu. Pada bagian perut yang sakit ditaruh kompres dingin atau pundi-pundi karet, berisi air es.
  2. Si penderita diberi makanan yang serba cair, misalnya: daging buah tomat yang telah dilumatkan, baik juga apabila ia kadang-kadang disuruh menelan butir-butir es. Jangan sekali-kali ia diberi obat pencahar.
  3. Buatlah si sakit obat sebagai tersebut dibawah ini :

Bahan:
– Daun sambiloto 20 lembar
– Air 3 sendok makan
Cara Meramu: daun sambiloto ditumbuk lumat-lumat, diberi air dan diperas dengan sepotong kain.
Pemakaian: Air perasan ini diminum sekali habis dan ampasnya ditampalkan pada bagian perus yang sakit. Ulangilah itu tiap-tiap hari selama 7 hari berturut-turut.

  1. Setelah sembuh harus senantiasa dijaga supaya si penderita dapat buang air besar dengan lancer dan teratur. Pula untuk sementara tidak boleh ia berolahraga berat dan berkendara sepeda.
  2. Apabila dengan mendadak terdapat tanda-tanda bahwa penyakit ini menjadi keras, si penderita harus selekas-lekasnya dibawa ke dokter, mungkin sekali ia harus segera dioperasi.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.

Kata pencarian untuk tulisan ini:

obat herbal untuk pencernaan, obat untuk pencernaan, obat alami pencernaan, obat tradisional infeksi saluran pencernaan, obat tradisional untuk pencernaan