Ramuan Tradisional Penyubur Rambut

lidah buaya dan kemiri ramuan tradisional penyubur rambut

Rambut anda rontok, kurang subur atau anda ingin membuat rambut anda menjadi lebih lebat dari yang sekarang? Jika jawabannya iya, silakan coba beberapa cara dan ramuan tradisional yang alami dan murah berikut ini:

Ramuan Penyubur Rambut Alami

Cara 1: Menggunakan Lidah Buaya

Kulit kepala harus digosok-gosok dengan daging daun lidah buaya (yakni isinya yang lunak dan berlendir) diwaktu pagi sesudah mandi. Menggosoknya itu dilakukan tiap-tiap hari selama ± 3 bulan. Guna keperluan itu boleh juga dipakai lendir dari daun waru lengis. Daun itu ditumbuk lumat-lumat, disaring dengan sepotong kain dan lendir yang keluar ditaruh diluar rumah selama semalam agar kena embun, pada keesokan harinya dipergunakan.

Cara 2: Dengan Kemiri atau Bonggol Pisang

Anda juga dapat memakai salah satu diantara ramuan obat ini :

  1. Menggunakan Kemiri (batang + daun + akar) 1 genggam dan juga Air ½ gelas. Cara membuatnya: Kemiri ditumbuk lumat-lumat, diberi air dan diperas dengan sepotong kain; air perasan itu diberikan dibiarkan diluar rumah selama semalam agar kena embun. Basahilah rambut dan kulit kepala dengan air perasan tersebut dan lakukan demikian selama ± 2 bulan.
  1. Bonggol pisang secukupnya, diparut (atau menggunakan blender) kemudian diperas. Air pesaran itu dipakai untuk membasahi kulit kepala; Lakukan demikian tiap-tiap pagi selama ± 2 bulan. Jagalah agar perasan itu tidak mengenai pakaian, karena ia mudah menyebabkan telau-telau pada kain yang tidak dapat dihilangkan. Untuk pengobatan ini boleh dipergunakan bonggol segala macam pisang, kecuali dari pisang susu.

Demikian artikel ramuan tradisional penyubur rambut, semoga bermanfaat.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *