Tips Mencegah Dan Menghindari Keputihan Tidak Normal

Tips Mencegah dan Menghindari Keputihan tidak Normal

Keputihan dan penyebabnya adalah dua hal yang harus diketahui oleh setiap wanita. Dengan mengetahui penyebab keputihan, tentunya anda akan lebih tepat dalam memilih obatnya dan tentunya bagaimana cara menghindarinya. Keputihan adalah hal yang lumrah bagi wanita. Hampir semua wanita mengalami keputihan; wanita dewasa, remaja, ibu hamil, seorang wanita di usia menopause, dan bahkan pada bayi yang baru dilahirkan.

Penyebab keputihan tidak normal antara lain: infeksi oleh mikroorganisme (jamur Candida albicans, bakteri Neisseria gonorrhoea, parasit Trichomonas vaginalis), gangguan keseimbangan hormon, stres dan kelelahan kronis, peradangan alat kelamin, benda asing dalam vagina, atau merupakan gejala adanya penyakit dalam organ kandungan seperti kanker rahim, dan sebagainya.

Tips Mencegah dan Menghindari Keputihan

Berikut ini beberapa tips cara mencegah infeksi vagina yang dapat menyebabkan munculnya keputihan tidak normal.

  1. Jaga selalu kebersihan vagina dengan rajin mencucinya secara teratur menggunakan sabun khusus dan air hangat. Membasuh vagina dengan pembersih khusus kewanitaan merupakan cara mengatasi keputihan yang juga cukup efektif, terutama untuk jenis keputihan yang belum begitu parah. Dengan membasuh vagina dengan anti septic akan menghalangi masuknya bakteri dan kuman ke dalam vagina yang merupakan penyebab utama keputihan.
  2. Jangan menggunakan sabun wangi dan produk feminin atau douche untuk membersihkan vagina.
  3. Setiap buang air kecil, selalu bersihkan area kewanitaan dari depan ke belakang untuk mencegah bakteri masuk ke vagina dan menyebabkan infeksi.
  4. Jangan bertukar handuk dengan orang lain.
  5. Kenakan celana katun 100%, dan hindari pakaian yang terlalu ketat.
  6. Jagalah kebersihan organ intim anda dengan baik dengan mengganti pakaian dalam secara teratur minimal dua kali sehari. Apabila anda merasa pakaian dalam yang anda kenakan sudah lembab atau kotor, anda harus menggantinya dengan yang bersih sehingga bakteri, jamur atau virus di dalam pakaian dalam tersebut tidak menginfeksi vagina.
  7. Ketika sedang datang bulan, anda harus rajin mengganti pembalut. Jangan gunakan pembalut hingga terlalu penuh karena hal itu akan memicu pertumbuhan bakteri yang dapat menginfeksi vagina. Rajin mengganti pembalut dapat menjadi cara mengatasi keputihan atau paling tidak menguranginya dengan efektif.
  8. Hindari stres karena tekanan pada jiwa yang berlebih akan menyebabkan keputihan pada wanita.
  9. Banyak minum air putih dapat menetralkan kondisi asam basa area kewanitaan.
  10. Rajin mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan untuk memperkuat daya tahan tubuh dan membunuh bakteri dari dalam.

Tips mencegah dan menghindari keputihan tidak normal kami ambil dari berbagai sumber.



Ramuan tradisional adalah media pengobatan yang menggunakan tanaman dengan kandungan bahan-bahan alamiah sebagai bahan bakunya. Berbagai jenis tanaman yang berkhasiat obat sebenarnya banyak yang dapat diperoleh di lingkungan sekitar, seperti di halaman rumah, pinggir jalan, atau di dapur sebagai bahan atau bumbu masakan.

Kelebihan ramuan tradisional

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam menggunakan ramuan tradisional, antara lain:

  1. Pada umumnya, harga ramuan tradisional lebih murah jika dibandingkan dengan obat–obatan buatan pabrik, karena bahan baku obat–obatan buatan pabrik sangat mahal dan harganya sangat tergantung pada banyak komponen.

  2. Bahan ramuan tradisional sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan, bahkan dapat ditanam sendiri untuk persediaan keluarga.

  3. Pengolahan ramuannya juga tidak rumit, sehingga dapat dibuat di dapur sendiri tanpa memerlukan peralatan khusus dan biaya yang besar. Hal tersebut sangat berbeda dengan obat-obatan medis yang telah dipatenkan, yang membutuhkan peralatan canggih dalam prose pembuatannya dan butuh waktu sekitar 25 tahun agar diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penggunaan ramuan tradisional memiliki efek samping negatif yang sangat kecil jika dibandingkan dengan obat–obatan medis modern. Hal ini dikarenakan, bahan baku ramuan tradisional sangat alami atau tidak bersifat sintetik. Meskipun demikian, obat herbal yang baru tetap harus melewati uji klinis yang sama dengan obat-obatan sintetik. Selama mengikuti takaran yang dianjurkan, proses pembuatannya higienis, dan cara penyimpanan yang baik, maka efek samping negatif ramuan tradisional ini tidak perlu dikhawatirkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *